Hari Sial Tottenham Dalam Leg Pertama Semi Final Liga Champions

Hari Sial Tottenham Dalam Leg Pertama Semi Final Liga Champions , Di laga perdana Semi Final Liga Champions Tottenham vs Ajax bisa di bilang sial bagi tuan-rumah yang kalah tipis 1 gol. Tidak cuma hasil negatif saja yang di peroleh oleh tottenham, kesialan pada team berjulukan Spurs itu makin bertambah sebab cedera yang menimpa bek andalan, Jan Vertonghen.

kekalahan 0-1 pada pertandingan perdana leg pertama semi final Liga Champions 2018-19. Gol tunggal yang terbentuk di Stadion Tottenham, Rabu (1/5/2019) pagi hari WIB gol di ciptakan oleh Donny van de Beek di menit ke-15 yang menjadi satu-satunya gol dalam laga ini.

Kekacauan yang terjadi di tim Spurs makin bertambah sesudah Jan Vertonghen alami cedera hamstring dan tidak dapat meneruskan jalannya pertandingan itu lagi. Dia harus ditarik keluar dan langsung diganti dengan Moussa Sissoko tepatnya di menit ke-39.

Cedera Jan Vertonghen terjadi karena adanya bentrokan keras di kepala dengan teman setimnya ketika ingin merebut bola, Toby Alderweireld. Dalam persaingan perebutan bola tersebut, terjadi bentrokan yang mengakibatkan Vertonghen alami pendarahan di kepala.

Sesudah mendapatkan pertolongan medis di lapangan, bek berumur 32 tahun itu sudah sempat kembali ingin bermain. Tetapi, tidak diduga dirinya merasakan sakit yang tidak dapat di tahankan lagi dan langsung minta untuk di gantikan secepatnya.

Dia juga terlihat seperti kehilangan kesetimbangan saat berupaya tinggalkan lapangan dan tampak sekali kesusahan untuk berjalan keluar lapangan. Sang pelatih, Mauricio Pochettino juga belum dapat memberi info tentu berkaitan cedera pemainnya itu.

“Kami akan lihat kembali permasalahan cederanya dalam beberapa waktu ke depan. Kita akan lihat seperti apa hasilnya,” sebut Mauricio Pochettino sesudah Semi Final Liga Champions Tottenham vs Ajax seperti diambil bolanewsports.com dari Sky Sports.

Cedera Vertonghen pasti jadi kesialan serta kerugian yang amat besar buat Spurs. Awalnya, mereka juga kehilangan Harry Winks, Harry Kane, Erik Lamela, dan Serge Aurier yang membuat pertandingan ingin menjadi kurang stabil.

DAFTAR PERMAINAN BOLA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top